Lebak, 14 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi serta meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat, lima perguruan tinggi yaitu Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD), Universitas Banten, Universitas Faletehan, Universitas Tangerang Raya, dan Universitas Muhammadiyah Banten melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) secara kolaboratif di Kawasan Adat Baduy, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada 13–14 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan, pelestarian budaya, serta penguatan kapasitas masyarakat lokal melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, tim dosen dan mahasiswa dari kelima perguruan tinggi melakukan berbagai aktivitas pengabdian, observasi lapangan, diskusi bersama masyarakat adat, serta identifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan melalui program-program pemberdayaan berbasis kearifan lokal. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi civitas akademika untuk memahami nilai-nilai kehidupan masyarakat Baduy yang menjunjung tinggi kesederhanaan, harmoni dengan alam, serta pelestarian tradisi leluhur.

Delegasi perguruan tinggi diterima dengan hangat oleh masyarakat Baduy yang terbuka dalam berbagi pengetahuan mengenai budaya, adat istiadat, serta sistem kehidupan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Interaksi yang terjalin selama kegiatan memberikan pengalaman berharga bagi peserta sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Ketua tim kolaborasi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melaksanakan program pengabdian, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun jejaring kerja sama antarperguruan tinggi dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas dan berdampak.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat bersinergi untuk menghadirkan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Baduy menjadi laboratorium sosial yang sangat berharga untuk belajar mengenai keberlanjutan, kearifan lokal, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Selain memperkuat implementasi program PKM, kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut berupa pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, pendampingan UMKM dan ekonomi kreatif, dokumentasi budaya, serta penguatan literasi dan pendidikan masyarakat yang akan dilaksanakan secara bertahap melalui kerja sama lintas perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, ITB Ahmad Dahlan, Universitas Banten, Universitas Faletehan, Universitas Tangerang Raya, dan Universitas Muhammadiyah Banten menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak.


Kegiatan diawali dengan kunjungan lapangan dan diskusi bersama masyarakat Baduy, dilanjutkan dengan observasi lingkungan, pemetaan potensi pengembangan masyarakat, serta penyusunan program kolaboratif yang akan menjadi dasar pelaksanaan PKM berkelanjutan di masa mendatang.

“Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pengabdian, Pelestarian Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.”

Kontak Media:
Humas Universitas Banten
Website: www.universitasbanten.ac.id

Leave a Comment